After TI Update : Team Falcons, Vici Gaming, Xtreme Gaming
Admin··1 menit baca·54 dibaca
Usai gelaran The International (TI) 2026 di Shanghai dengan Team Spirit dinobatkan sebagai juara, skena kompetitif Dota 2 global langsung memasuki periode roster shuffle tahunan yang selalu dinanti-nanti. Musim kompetitif 2026-2027 diwarnai gelombang pembubaran tim, player retired, hingga perombakan sejumlah organisasi ternama, apa saja? Simak ulasan berikut.
Team Falcons : Disband
Kabar yang cukup mengejutkan datang dari Team Falcons. Setelah tampil mengecewakan dengan finis di posisi 7-8 pada TI 2026, organisasi asal Timur Tengah ini mengumumkan mundur total dari skena kompetitif Dota 2 pada 6 September 2026, mengakhiri hampir tiga tahun perjalanan mereka sejak pertama kali terbentuk pada November 2023.
The International 2025 Winner : Team Falcons (source : valve)
Sejak pertama kali divisi dota2 dibentuk, Team Falcons sama sekali tidak merubah komposisi roster dota2 nya, hal ini menjadikannya pemegang rekor resmi sebagai tim Dota 2 dengan komposisi roster 5-pemain (five-man) tetap terlama dan paling konsisten dalam sejarah kompetitif game ini, dengan 799 pertandingan dimainkan bersama, 523 kemenangan, dan win-rate sebesar 65,46%. Sepanjang perjalanannya, Falcons menjuarai 9 turnamen Tier 1, termasuk gelar The International 2025. Dengan bubarnya Team Falcons, coach mereka yaitu Kurtis "Aui_2000" Ling memutuskan untuk pensiun dan mengakhiri karirnya di skena Dota2. Tidak lama kemudian soft support mereka, yaitu Andreas "Cr1t-" Nielsen mengumumkan untuk mengambil rehat dari kompetitif untuk musim depan setelah 15 tahun berkompetisi. Sementara itu untuk roster lainnya :
Oliver "skiter" Lepko (carry) → Aurora Gaming
Stanislav "Malr1ne" Potorak (midlaner) → Free Agent
Ammar "ATF" Al-Assaf (offlaner) → Team Yandex
Wu "Sneyking" Jingjun (hard support) → Free Agent
Vici Gaming : Disband
Source : Weibo (https://weibo.com/u/1751065087)
Berlanjut ke region China. Vici Gaming, tim legendaris juara TI6, langsung membubarkan rosternya hanya berselang beberapa jam usai tersingkir dari babak Elimination Stage TI 2026 pada 16 Agustus 2026. Keputusan ini membuat sederet pemain veteran seperti Zhang "Bach" Ruida, Yiping "y`" Zhang, Hongcheng "Xm" Guo, Xuanang "Shiro" Guo, dan Zixing "XinQ" Zhao resmi menyandang status free agent.
Xtreme Gaming : Ame Gaming
Source : X (@xtremegamingcn)
Sementara itu, Xtreme Gaming (XG), runner-up TI 2025 yang gagal menembus playoff TI 2026 setelah kalah dari sesama tim China, Team Resilience, memilih jalan berbeda. Pada 4 September 2026, XG melepas seluruh anggota rosternya kecuali sang MbappeUncrowned King, Wang "Ame" Chunyu, dan mulai membangun ulang tim berdasarkan beliau. Tidak lama kemudian pada 11 September 2026 Xtreme Gaming mengumumkan roster mereka yang mempertemukan kembali Ame dengan dua ex-Vici Gaming, Xm dan XinQ, ditambah Nicholas "zeal" Eng Han dan sang veteran Zhibiao "BoBoKa" Ye, dengan Wang "Maps" Yutian sebagai Coach.