Bucharest — Team Yandex membuka musim kompetitif Dota 2 2026-2027 dengan cara yang tidak bisa lebih sempurna. Organisasi asal Rusia ini keluar sebagai juara PGL Wallachia Season 9 setelah menyapu bersih Natus Vincere (NAVI) dengan skor telak 3-0 di grand final, pertandingan ini tampak mudah karena mereka berhasil memenangkan game 1 dan game 3 dibawah 30 menit saja. Kemenangan ini sekaligus menandai gelar juara PGL Wallachia kedua sepanjang sejarah tim ini.
Debut Sempurna ATF
Kemenangan ini datang hanya beberapa hari usai Team Yandex resmi merekrut Ammar "ATF" Assaf sebagai offlaner baru mereka, menggantikan Dmitry "DM" Dorokhin yang dipindahkan ke roster tidak aktif. Dengan hasil ini, PGL Wallachia Season 9 sekaligus menjadi turnamen pertama yang dimenangkan Yandex bersama ATF di skuad mereka.
Kehadiran ATF terbukti langsung berdampak besar. Mantan bintang Team Falcons yang merupakan juara dunia The International (TI) 2025 ini tampil konsisten mendominasi lini farm sepanjang turnamen, sekaligus rutin menciptakan ruang gerak bagi carry-nya di setiap teamfight. Performa ini sekaligus membungkam keraguan sejumlah pihak di komunitas yang sebelumnya mempertanyakan keputusan Yandex mengganti DM dengan ATF.
Hanya Kalah Dua Kali Sepanjang Turnamen
Perjalanan Team Yandex menuju gelar juara berlangsung amat dominan. Sepanjang kompetisi, mereka hanya menelan dua kali kekalahan — masing-masing dari MOUZ di fase grup dan dari Aurora Gaming di babak upper bracket semifinal. Di luar dua kekalahan tersebut, Yandex tampil nyaris tanpa cela.
Berikut ringkasan perjalanan Team Yandex menuju gelar juara PGL Wallachia Season 9:
- Fase Grup (Swiss format) : 3x Menang dan lolos playoff
- Upper Bracket Quarterfinal : Menang 2-0 lawan 1w Team
- Upper Bracket Semifinal : Reverse sweep 2-1 lawan Aurora Gaming
- Upper Bracket Final: Menang 2-0 lawan LGD Gaming
- Grand Final : Menang 3-0 lawan Natus Vincere




